-->TEORI
DOMAIN ELEKTRON
Teori domain elektron merupakan
penyempurnaan dari teori VSEPR. Domain elektron berarti kedudukan elektron atau
daerah keberadaan elektron, dengan jumlah domain ditentukan sebagai berikut
(Ralph H. Petrucci, 1985).
a. Setiap elektron ikatan (baik itu ikatan tunggal,
rangkap, atau rangkap tiga) berarti 1 domain.
b. Setiap pasangan elektron bebas berarti 1 domain.
Jumlah domain electron dalam beberapa senyawa
No
|
Senyawa
|
Jumlah domain elektron
|
1.
2.
3.
4.
|
H2O
CO2
C2H2
SO2
|
4
2
3
3
|
Teori domain elektron mempunyai prinsip-prinsip dasar
sebagai berikut (Ralph H. Petrucci, 1985)
a. Antar
domain elektron pada kulit luar atom pusat saling tolak-menolak sehingga domain
elektron
akan mengatur diri (mengambil formasi) sedemikian rupa, sehingga tolak-menolak
di
antaranya menjadi minimum.
b. Urutan
kekuatan tolak-menolak di antara domain elektron adalah:
Tolakan
antar domain elektron bebas > tolakan antara domain elektron bebas
dengan domain elektron ikatan
>tolakan antardomain electron ikatan.
c. Bentuk molekul hanya
ditentukan oleh pasangan elektron terikat.
Susunan ruang domain electron yang menghasilkan
tolakan minimum
Jumlah domain
electron
|
Bentuk molekul
|
Besar sudut ikatan
|
2
3
4
5
6
|
Linier
Segitiga sama sisi
Tetrahedron
Bipiramida trigonal
Octahedro
|
180o
1200
109,5o
Equatorial= 120 0
Aksial= 900
900
|
Jumlah domain (pasangan elektron) dalam suatu molekul dapat
dinyatakan sebagai berikut.
• Atom pusat dinyatakan dengan lambang A.
• Domain elektron ikatan dinyatakan dengan X.
• Domain elektron bebas dinyatakan dengan E.
Tipe molekul dapat dinyatakan dengan menggunakan
langkah-langkah sebagai berikut.
1) Menentukan jumlah elektron valensi atom pusat (EV).
2) Menentukan jumlah domain elektron ikatan (X).
3) Menentukan jumlah domain elektron bebas (E).
Cara menentukan tipe molekul tipe molekul dari senyawa, contoh tipe
molekul BF3
Jumlah elektron valensi atom pusat (boron) = 3
Jumlah domain elektron ikatan (X) = 3
Jumlah domain elektron bebas (E) = (3-3) / 2 = 0
Tipe molekul: AX3.
Langkah-langkah yang dilakukan untuk meramalkan geometri
molekul adalah:
a. Menentukan
tipe molekul.
b. Menggambarkan
susunan ruang domain-domain elektron di sekitar atom pusat yang memberi tolakan
minimum.
c. Menetapkan
pasangan terikat dengan menuliskan lambang atom yangbersangkutan.
d. Menentukan
geometri molekul setelah mempertimbangkan pengaruh pasangan elektron bebas.
Contoh:
Meramalkan bentuk Molekul air, H2O
- Langkah 1: Tipe molekul
adalah AX2E2 (4
domain).
- Langkah
2: Susunan ruang pasangan-pasangan elektron yang memberi tolakan minimum adalah
tetrahedron.

- Langkah
3: Menentukan pasangan terikat dengan menuliskan lambing atom yang terikat
(atom H).
- Langkah
4: Molekul berbentuk V (bentuk bengkok).
Hasil percobaan menunjukkan bahwa sudut ikatan H–O–H
dalam air adalah 104,5°, sedikit lebih kecil daripada sudut tetrahedron
(109,5°). Hal ini terjadi karena desakan pasangan elektron bebas
Berbagai kemungkinan bentuk molekul
berdasarkan teori domain electron
Jumlah pasangan
Electron ikatan
|
Jumlah pasangan
Electron bebas
|
Tipe molekul
|
Bentuk molekul
|
contoh
|
2
3
2
4
3
2
5
4
3
2
6
5
4
|
0
0
1
0
1
2
0
1
2
3
0
1
2
|
AX2
AX3
AX2E
AX4
AX3E
AX2E2
AX5
AX4E
AX3E2
AX2E3
AX6
AX5E
AX4E2
|
Linier
Trigonal
datar
Trigonal
bentuk V
Tetrahedron
Piramida
trigonal
Planar
bentuk V
Bipiramida
triginal
Bidang
empat
Planat
bentuk T
Linier
Octahedron
Piramida
sisi empat
Segi
empat planar
|
BeCl2
BF3
SO2
CH4
NH3
H2O
PCl5
SF4
CIF3
XeF2
SF6
BrF5
XeF4
|
2 comments:
Adm : Sorry yah guys , beberapa gambar gak bisa di munculin..!!! :(
Thank you...
Kalau mau beli Tas murah, tas berkualitas, dan baju murah silahkan kunjungi kami guys .
http://kledingstore.blogspot.com/search/label/Bag
Post a Comment